Nasional

Walikota Pekanbaru Menerima Penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha

Redaksi TN | Kamis, 18 Juli 2019 - 07:58:22 WIB | dibaca: 90 pembaca

TopikNews (PEKANBARU) – Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. Firdaus, ST, MT kembali menorehkan prestasi bergengsi tingkat Nasional. Kali ini Wali Kota dianugerahi penghargaan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Pemerintah Pusat.
 
Tanda kehormatan ini adalah sebagai bentuk perhargaan tertinggi dari Negara atas keberhasilan Pemerintah Kota Pekanbaru menjadi daerah terbaik dalam praktik tata kelola pemerintahan dengan baik.

Penganugerahan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla dalam rangkaian kegiatan Indonesia Internasional Smart City Expo and Forum (IISMEX) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (17/07).

"Saya ingin menyampaikan, ucapan selamat dan penghargaan apresisi kepada saudara bupati, wali kota dan gubernur yang pada pagi hari ini mendapat penghargaan Sapkarya Nugraha dan Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha," ujar Wapres JK saat memberikan penghargaan di Balai Sidang JCC, Jakarta Pusat.

Wapres menjelaskan prestasi tersebut didapat dengan cara yang tidak mudah, namun dengan kerja keras serta mengikuti sistem, aturan yang ada. Sebab penghargaan tersebut adalah upaya untuk mengurus daerah yang lebih baik.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Pekanbaru, Firmansyah Eka Putra menyebutkan, penghargaan tertinggi di bidang tata kelola pemerintahan itu hanya diterima oleh 5 kepala daerah se- Indonesia.

"Di antaranya Wali Kota Pekanbaru, Bupati Bintan, Bupati Pahubato, Wali Kota Cimahi dan Wali Kota Denpasar," ungkap Eka.

Disampaikan Eka, Satya Lencana Karya Bhakti Praja Nugraha merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat kepada kepala daerah yang telah melaksanakan praktik tata kelola pemerintahan dengan baik.

"Sejauh ini, nilai tata kelola Pemerintah Kota Pekanbaru berada di peringkat 51 se Indonesia. Sekarang berhasil menjadi 5 terbaik di bawah kepemimpinan bapak Dr H Firdaus MT," tutup Eka.  [TN/Kominfo]


RedaksiTN