Otonomi

Wow Keren.... Benarkah "Pantat" Pjs Bupati Palas Sakit Melintas Jalan Palas

Redaksi TN | Senin, 12 Maret 2018 - 21:55:45 WIB | dibaca: 347 pembaca

TopikNews (PADANG LAWAS) -  Wow keren... Apakah benar "Pantat" Pjs Bupati Palas sakit ketika melintasi perjalanan di Kabupaten Padang Lawas. Menjadi Polemik statmen yang dikeluarkan oleh Pjs Bupati Palas Ir M Armand Effendi Pohan M. Si. Di satu sisi ada yang membenarkan statmen yang dikeluarkan oleh Pjs Bupati tersebut, tapi ada sebagian statmen yang tidak setuju apa yang di ucapkan di depan khalayak banyak dalam kegiatan Musrembang. Tapi Jurnalis Topic News Com mencoba berafiliasi kedua statemen yang setuju dengan yang tidak setuju, sekaligus untuk mencari solusi. Ada 2 statmen yang dicoba untuk di berikan pandangan kedepan. 
  
Statmen pertama dicoba untuk dikaji yaitu dari Statemen dari salah satu mahasiswa, mahasiswa tersebut tidak setuju dengan statemen yang dikeluarkan oleh Pjs Bupati Palas.Dan statemen oleh salah satu LSM di Kabupaten Padang Lawas.Hal tersebut diungkapkan salah satu masyarakat bermarga Siregar. 
  
Hal senada juga diungkapkan Ketua Cabang Himmah Kabupaten Palas M Yakob Hasibuan bahwa memang harus kita akui kalau banyak jalan di Kabupaten Padang Lawas sangat memprihatinkan dan banyak juga yang rusak.Tapi kita harus akui juga bahwa jalan Provinsi di Padang Lawas masih ada yang bagus, tapi pekerjaannya belum maksimal. Tentang pidato pjs Bupati Padang Lawas tentang "Sakit Pantatnya" jalan di Padang Lawas,sangatlah memilukan bahasanya.Seharusnya bahasa seorang Pjs Bupati Padang Lawas yang notabenenya seorang Pemimpin atau Bupati harus memakai bahasa "Hiasan" dan harus mengeluarkan bahasa "Mendidik" untuk masyarakat Padang Lawas. Karena bahasa " Pantat" bukanlah bahasa bagus tapi bahasa tersebut merupakan bahasa "Kotor".

Dengan secara tidak langsung Pjs Bupati Palas sudah mendiskreditkan Kabupaten Padang Lawas dan tidak mencerminkan Jiwa Kepemimpinan secara Profesional. Tapi saya mengharapkan kepada Pejabat dan Pemimpin haruslah lebih memperhatikan infrastruktur di Kabupaten Padang Lawas, supaya Pembangunan di Padang Lawas agar lebih di perioritaskan secara signifikan.

Janganlah Kabupaten Padang Lawas menjadi Kabupaten yang terisolir, karena kita berada di wilayah Perbatasan dengan Kabupaten Rohul. Malu kita Kabupaten Palas yang kaya akan Sumber Daya Alamnya, tapi menjadi daerah terisolir dan miskin. Sementara di Kabupaten Rokan Hulu yang Sumber Daya Alamnya tidak sehebat Kabupaten Padang Lawas,bisa membangun secara signifikan.Dan mohon juga kepada Pemimpin di Kabupaten Padang Lawas untuk lebih maksimalkan kerjanya dibagian Infrastruktur, dan akan di perioritaskan lagi supaya jalan tersebut diaspal. Kami tidak begitu perlu dengan peningkatan jalan di Kabupaten Padang Lawas dari Provinsi ke Nasional.Tapi kami hanya mau jalan semua di Kabupaten Padang Lawas tetap di aspal,termasuk sepanjang jalan Sosopan dan sepanjang jalan Sosa-Huragi. 
   
Hal senada di ucapkan Ketua LSM LPAD Korda Padang Lawas Asrul Hasibuan bahwa benar apa yang diucapkan Pjs Bupati Padang Lawas Ir M Armand Effendi Pohan M. Si kalau kita memasuki menuju jalan di Kabupaten Padang Lawas,jika kita naik mobil "Sakit Pantatnya" .Padahal mobil yang dipakai Pjs Bupati Palas Perado yang harganya 1 M lebih.Karena masih banyaknya jalan yang berlobang dan hancur. Karena kami masyarakat juga merasakan hal yang sama,bahwa sepanjang jalan di Kabupaten Padang Lawas banyak yang hancur. 

Memang harus kita akui bahwa jalan di Padang Lawas ada yang bagus, tapi yang rusak masih terlalu banyak.Jangan kan naik kereta, naik Mobil yang mewah pun masih terasa "Pantatnya Sakit".Terbukti pidato pjs Bupati Palas Effendi Pohan sudah bilang dan merasakannya kalau jalan di Kabupaten Padang Lawas "Pantatnya Sakit".Padahal Pjs Bupati Palas baru 1 bulan menjadi seorang Bupati. Ditanya jurnalis TopikNews.Com sementara Pejabat dan Bupati Padang Lawas tidak "Sakit Pantatnya" kalau berjalan di Padang Lawas, Asrul mengatakan kalau Pejabat Padang Lawas " Pantatnya" Sudahlah tidak sakit lagi dan sudah kebas,karena sudah hampir 11 tahun pemekaran di Kabupaten Padang Lawas.Makanya marilah kita seluruh Stakeholder di Padang Lawas agar selalu bekerja semaksimal secara nyata, janganlah kita biasakan dengan pemikiran yang biasa-biasa saja atau Pembangunan ini hanya sebagai rutinitas belaka. Tapi usahakan semua kegiatan itu menjadi sangat "Ruaarr Biasaa".Kalau kita terus bekerja hanya sebagai rutinitas, maka Pembangunan di Padang Lawas tidaklah maju. Biasakan cara berfikir kita secara "Out The Box" yaitu melakukan cara berfikir diluar dari pemikiran biasa-biasa saja,lakukanlah cara berfikiran yang objektif,pandangan kedepan yang lebih jauh dan profesional.

Karena tujuannya adalah untuk mempercepat Pembangunan di Kabupaten Padang Lawas. Karena terus terang Kabupaten ini sangatlah luar biasa Potensi Sumber Daya Alamnya, jadi siapa lagi yang memikirkan Padang lawas, kalau bukan kita pelakunya sebagai Calon-calon pemikir Intelektual, tidak mungkin orang lain yang memikirkan Padang Lawas yang kita cintai ini. Dan ingat... Jika kita di Kabupaten Padang Lawas sudah kalah setengah dari Padang Lawas Utara (Gunung Tua) apalagi dengan Kabupaten Rokan Hulu,kita lebih jauh lagi tertinggal Pembangunannya. [TN/DewaJarlub S.Sos]

RedaksiTN