Advertorial

Dishub Pekanbaru Terapkan Parkir Non Tunai di 500 Titik Parkir

Redaksi TN | Rabu, 24 November 2021 - 06:38:02 WIB | dibaca: 429 pembaca

Pekanbaru, Riau – Topiknews

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mulai menerapkan pungutan parkir non tunai sejak 1 Oktober 2021. Namun, penerapan parker berbayar ini dilakukan bertahap agar Juru Parkir (Jukir) dan pengendara terbiasa dengan pembayaran parkir non tunai. "Kami sudah mulai menerapkan pungutan parkir dengan sistem QRIS sesuai kesepakatan dengan pihak ketiga.Kami mulai menerapkan mulai dari ujung Jalan Jenderal Sudirman," ujar Kepala Dishub Pekanbaru, Yuliarso, SSTP, M.Si, Rabu (6/10).

Karena itulah, dijelaskan Yuliarso, satu per satu juru parkir dibekali dengan alat bayar non tunai yang disebut dengan Electronic Data Capture (EDC). Ternyata, ada jukir yang gagap teknologi (gaptek) akibat tingkat pendidikan yang rendah.Bahkan, ada jukir yang tak pandai membaca dan menulis. "Aplikasi QRIS ini sudah bisa dipakai. Tetapi, masyarakat masih belum mengenal bayar parkir Non Tunai," jelas Yuliarso.

Adapun pembayaran parkir non tunai ini, masih, dilakukan secara bertahap hingga 500 titik parkir. Jadi, penerapan pungutan parkir non tunai ini tak bisa serentak hingga para jukir terbiasa menggunakan alat bayar. Jika sudah fasih menggunakan, maka para jukir akan ditempat di lokasi yang potensial.

 


“Karena itulah, saya mengimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru agar dapat memanfaatkan pembayaran non-tunai. Hal ini untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menuju kota digital," terang Yuliarso. Metode pembayaran parker Non-Tunai ini, menurut Yuliarso, adalah merupakan hal yang baru di Kota Pekanbaru ini. Maka butuh proses penyesuaian ditengah masyarakat. “Tahap pertama, mesin EDC ini akan di sebar di 250 titik parkir di ruas JalanProtokol. Dan para Jukir diberikan bimbingan untuk pengaplikasian EDC,” tutup Yuliarso.