Madura,topiknews.com-Pemuda asal Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, manfaatkan budidaya selada hidroponik. Dari lahan sederhana berukuran sekitar 6×4 meter, dia bisa meraup keuntungan hingga kurang lebih 4,3 juta dalam sekali panen.
Sebut saja Faza lengkapnya Faza Nur Iman mengatakan, hasil itupun tidak serta merta instan. Sempat empat kali gagal saat uji coba awal. Kegagalan pertama terjadi karena ketidak cocokan pupuk , sehingga tanaman menguning, dan berikutnya juga sempat gagal akibat serangan wabah penyakit.13/6/26.
“Kemungkinan ada empat kali gagal, awalnya karena kurang cocok pupuknya, terakhir gagal akibat wabah”, ucapnya.
Masih lanjutnya, Setelah bertemu kakaknya teman seorang dokter bernama Rudi Iskandar Suryadani , yang selalu mensuport saya dan mempunyai banyak relasi yang hobi menanam hidroponik, mulai dari itulah saya tertarik meneliti hidroponik sejak mau masuk semester dua.
“Dari situlah saya mencoba mengembangkan sistem hidroponik tanpa greenhouse atau rumah kaca”, celotehnya.
Faza menambahkan Selain pupuk, awal mulanya menguji sumber air menggunakan air AC, ternyata hasilnya kurang baik.Dan sekarang menggunakan air sumur, hasilnya lebih stabil untuk pertumbuhan tanaman. Saya fokus menanam selada sejak awal tanam hingga panen, membutuhkan waktu sekitar dua bulan.
“Dalam sekali panen, menghasilkan sekitar 125 kilogram selada. Harga jualnya 35ribu per kilogram. Dari hasil tersebut, pendapatan kotor mencapai kurang lebih 4,3 juta”. Pungkasnya.












