Banyuwangi,topiknews.com- Kecelakaan tunggal menimpa satu unit truk pengangkut buah melon yang melintas di Jalan Raya Jember, wilayah Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026, tepatnya di kawasan Jembatan Pasar Sapi.
Akibat insiden tersebut, kendaraan jenis truk Mitsubisi berwarna kuning-hitam dengan nomor polisi S 9316 UW lepas tak terkendali, trobos pembatas pinggir jembatan, lalu terjun bebas jatuh ke dasar sungai yang berada cukup jauh di bawah bangunan jembatan.
Keterangan mengenai kronologi kejadian disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian. Menurut penjelasannya, kendaraan tersebut dikemudikan oleh Brian Dwi Kurniyawan, yang saat itu sedang melaju dari arah Genteng dengan tujuan ke arah Kalibaru.
“Truk tersebut dikemudikan oleh Brian Dwi Kurniyawan, yang saat itu sedang melaju dari arah Genteng menuju Kalibaru,” ungkap Ipda Tri Pepri Alfian.
Berdasarkan hasil penelusuran awal dan keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, diduga kuat kecelakaan ini dipicu oleh faktor manusia. Saat melintasi ruas jalan yang berkelok dan berada di atas jembatan tersebut, pengemudi diketahui mengalami rasa kantuk yang sangat berat hingga terlelap sejenak, atau dalam istilah medis dan lalu lintas dikenal sebagai microsleep.
“Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh di lokasi kejadian, saat melintasi ruas jalan yang berkelok dan berada di atas jembatan, pengemudi diduga mengalami rasa kantuk berat hingga terlelap sejenak atau yang dikenal dengan istilah microsleep. Akibat kondisi tersebut, kendaraan pengangkut muatan itu kehilangan kendali dan melayang ke arah kiri saat melintas di jalan tersebut,” jelasnya lebih lanjut.
Segera setelah menerima laporan kejadian, petugas dari Unit Lantas Polsek Kalibaru telah bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal guna memastikan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Dari hasil pemeriksaan dan rekonstruksi awal di tempat kejadian perkara, pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama terjadinya musibah ini. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai angka Rp 20 juta, yang mencakup kerusakan kendaraan serta hilangnya muatan buah melon yang diangkut.
“Penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian pengemudi akibat mengantuk.Proses pengangkatan selesai dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB, dengan kondisi bodi kendaraan terlihat penyok parah dan mengalami kerusakan cukup signifikan, Untuk kerugian materiil diperkirakan Rp 20 juta,” pungkas Ipda Tri Pepri Alfian.












